Aku adalah sebuah kepingan masa lalumu yang membeku.
Aku adalah kepingan yang menggincu, membedaktaburkan dirimu dalam bayangan yang ada dalam otakku. Yang aku tahu bahwa itu salah, dan lalu semuanya berjalan menjadi lebih lambat, dan lalu aku pun telah terlambat. Serpihan cermin itu, yang kupandangi sebagai gambar wajahmu, yang mengabur membuatku rindu pada waktu itu. Tapi aku sendiri menyadari bahwa aku hanyalah sebuah kepingan masa lalumu yang tak mencair. Disimpan rapat-rapat, tak terlupakan namun enggan diingat. Sebagai satu titik luka yang telah kering dan menghitam.
Aku adalah sebuah kepingan masa lalumu yang tak pernah usang.
Di balik keliman terbaik dalam jalinan benang-benang halus yang kau sebut dengan rindu yang tak berkesudahan. Yang harusnya segera kau tangkap namun hatimu tak mengijinkan. Lalu aku, bersusaha untuk mengekang rindu itu sendiri agar tidak lagi mengusikmu. Agar dunia bisa menyentuhmu dengan bebas, dan menawarkanmu permen-permen manis yang kadang mereka sebut sebagai kebahagiaan. Maka aku akan menyimpan permen asam itu untukku sendiri, dan berdiri di sini sebagai masa lalumu yang melawan waktu.
Aku adalah seseorang dari masa lalumu yang disebut sebagai kesalahan masa muda.
Yang telah menawarkanmu masa depan dan sebuah perlindungan; kemudian merampasnya kembali seperti itu tak pernah terjadi. Maka ingatlah aku sebagai kepingan, sebagai bagian dari dirimu yang telah lama mati.
Postingan mu bagus2 deh, sehati bgt-_- minta izin ya ntar aku mau repost di blogku
thankyou
Jangan muji, nanti saya jadi malu :”> makasih ya udah mau mampir baca, nanti saya baca punya kamu deh