Bahkan untuk menulis sebuah judul pun aku kelelahan
Aku bisa merasakan pipiku basah. Air mataku turun deras dalam diam. Ketika aku mempertanyakan penyebabnya pada diriku sendiri, aku tidak memiliki jawabannya. Lalu aku hanya terus terdiam dan menikmati waktu yang berlalu dengan air mata yang tidak berhenti turun. Aku menatap hampa layar kaca televisi yang menayangkan acara komedi kesukaanku dengan pipi yang masih saja basah. Manusia bilang mereka adalah ciptaan yang paling sempurna. Sekarang, kupikir kita adalah ciptaan yang paling rapuh. Karena rusa, pohon, dan batu tidak akan menangis tanpa alasan. Aku hanya diam, berharap agar dengan tangisan ini aku merasa kelelahan, lalu tertidur dan tidak akan bangun lagi.
Advertisement

No trackbacks yet.